Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Tanah Bumbu Ingatkan Pengelolaan Dana Pusat Harus Transparan dan Tepat Sasaran. Perkuat Akurasi Data, 44 Petugas Pendataan Ekonomi Kecamatan Satui Ikuti Pelatihan Teknis Persiapkan Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Tanah Bumbu Resmi Buka Pelatihan Petugas Sensus. Polres Tanah Bumbu Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Tingkatkan Layanan Kesehatan, Andi Rudi Latif Resmikan Gedung Dialisis Baru di RSUD dr. H. Andi Abdurahman Noor Tingkatkan Layanan Kesehatan, Hj. Ernawati Hadiri Peresmian Gedung Dialisis RSUD dr. H. Andi Abdurahman Noor.

ADV. DPRD TANBU MEI 2026

Ketua DPRD Tanah Bumbu Ingatkan Pengelolaan Dana Pusat Harus Transparan dan Tepat Sasaran.

badge-check


					Ketua DPRD Tanah Bumbu Ingatkan Pengelolaan Dana Pusat Harus Transparan dan Tepat Sasaran. Perbesar

TANAH BUMBU, Kontak24com, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, SH “memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan instansi terkait untuk lebih berhati-hati dalam mengelola dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan anggaran serta memastikan bahwa setiap rupiah dari pemerintah pusat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Bumi Bersujud.
Menurut Andrean, anggaran pusat yang masuk ke daerah, baik dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), maupun dana dekonsentrasi lainnya, memiliki aturan main yang sangat ketat.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna anggaran agar selalu berpedoman pada regulasi yang ada. Pengelolaan APBN itu diawasi langsung oleh berbagai lembaga pusat. Oleh karena itu, prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas adalah harga mati,” ujar Andrean saat ditemui di Gedung DPRD Tanah Bumbu.
Ia menekankan bahwa ketelitian dalam perencanaan dan pelaksanaan program sangat krusial agar tidak terjadi temuan di kemudian hari yang berpotensi tersangkut masalah hukum.
Andrean juga meminta agar setiap proyek yang didanai APBN harus diawasi secara ketat di lapangan.
“Jangan sampai hanya mengejar penyerapan anggaran yang tinggi, tapi kualitas pekerjaannya buruk atau bahkan tidak tepat sasaran.
Setiap program harus memiliki output dan outcome yang jelas bagi kesejahteraan rakyat Tanah Bumbu,” tambahnya.
Ketua DPRD juga menggarisbawahi pentingnya sinkronisasi antara APBN dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar tidak terjadi tumpang tindih anggaran (double budgeting) pada objek pembangunan yang sama.
Selain fungsi pengawasan dari DPRD, Andrean juga mengajak masyarakat untuk turut serta memantau jalannya pembangunan di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, partisipasi publik merupakan salah satu kunci suksesnya pembangunan daerah.
“Kami di legislatif akan terus menjalankan fungsi pengawasan kami dengan maksimal. Kami ingin Tanah Bumbu menjadi contoh daerah yang bersih dan profesional dalam mengelola anggaran negara,” tutupnya.
Peringatan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pejabat pembuat komitmen dan kepala dinas di lingkup Pemkab Tanah Bumbu untuk tetap berada di jalur yang benar dalam menggunakan amanah uang rakyat.  (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Gabungan DPRD Tanah Bumbu Jadi Penengah :Tuntaskan Polemik Sengketa Ganti Rugi Lahan Warga

24 Mei 2026 - 23:26 WIB

Fraksi PKB DPRD Tanah Bumbu Dorong Perizinan Cepat dan Bebas Pungli

24 Mei 2026 - 09:57 WIB

Andi Rustianto Sampaikan Salam Pemuda, Dorong Layanan OSS Keliling untuk UMKM

24 Mei 2026 - 09:43 WIB

Ketua BK DPRD Tanah Bumbu Abdul Rahim Minta Nama Anggota DPRD Tidak Masuk Diumumkan Setiap Paripurna, Termasuk Nama Kepala Dinas

20 Mei 2026 - 01:29 WIB

Asri Noviandani Fraksi PDIP Soroti Raperda Perizinan Berbasis Risiko, Minta UMKM Dipermudah.

19 Mei 2026 - 11:44 WIB

Trending di ADV. DPRD TANBU MEI 2026