KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru menggelar tradisi Grebeg Kampung sebagai puncak acara penutupan Meranti Putih Perform Art Festival (MP2AF) di Hutan Meranti, Desa Sebelimbingan, pada Minggu (30/11/2024).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, S.Sos., menyampaikan apresiasi tinggi atas terlaksananya tradisi yang kaya akan nilai sejarah, kebersamaan, dan spiritualitas masyarakat tersebut. Wabup juga memotivasi warga untuk meningkatkan skala kegiatan pada tahun mendatang.
“Kalau bisa tahun depan lebih besar lagi. Di sini kan ada tiga desa, yaitu Desa Megasari, Sebelimbingan, dan Gunungsari. Biar jadi satu, ramai-ramai lebih besar lagi nanti acaranya,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan, Kholil, menjelaskan bahwa Grebeg Kampung adalah warisan lama yang dikenal dengan Grebeg Suro dan dihidupkan kembali melalui event Meranti untuk mewujudkan makna kebersamaan serta menguatkan semangat gotong royong.
“Tujuan utama Grebeg Kampung adalah untuk menyampaikan dan mewujudkan kebersamaan,” paparnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki keunikan dalam penyajiannya, yaitu penggunaan makna-makna dengan bahasa Jawa kuno. Tumpeng yang berisi hasil panen terbaik masyarakat setempat, mulai dari sayur-mayur hingga buah-buahan, merupakan wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi. Tumpeng tersebut kemudian diperebutkan oleh masyarakat yang percaya akan membawa berkah, setelah sebelumnya didoakan.
Di tempat yang sama, juga dilaksanakan kegiatan rangkaian penanaman dan pemeliharaan pohon ulin yang diinisiasi oleh Lembaga Pelatihan Kursus Mitra Insan Prima (LPK MIP). Penanaman pohon diawali oleh Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, sebagai upaya menjaga kawasan hutan dan mendorong pertumbuhan ruang hijau di Kabupaten Kotabaru, yang diharapkan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Diharapkan, dengan penanaman di area Ekowisata Hutan Meranti, bibit pohon ulin yang ditanam dapat tumbuh dengan baik serta terjaga dari tindakan yang tidak bertanggung jawab.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin; Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Sonny Tua Halomoan; Pimpinan LPK MIP, Noor Irfansyah; serta undangan, pelajar, dan masyarakat sekitar.










